4 Kecamatan di Tuban Terkena Banjir Luapan Sungai Bengawan Solo

Advertisement

JATIM MEMANGGIL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban mencatat ada empat kecamatan terkena banjir luapan sungai Bengawan Solo. Empat wilayah itu meliputi Kecamatan Soko, Rengel, Plumpang, dan Widang.

Akibatnya, rumah warga, persawahan, dan jalan poros desa terendam air sungai tersebut. Kendati demikian, kondisi air banjir sampai saat ini terpantau petugas berangsur surut.

“Wilayah yang tergenang, menurut pemantauan terakhir sore ini trand sudah mulai surut. Semoga terus surut,” harap Sudarmaji, Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Minggu (19/2/2023).

Ia menjelaskan pada Kecamatan Soko ada empat desa yang terkena banjir. Yakni, Desa Menilo, Sandingrowo, Glagahsari, dan Kenonggosari. Dimana, sejumlah jalan poros desa dan puluhan hektar persawahan di empat desa itu teredam air banjir.

“Air setinggi 1 meter lebih merendam 49 hektar persawahan padi di Desa Sandingrowo. Lalu, di Desa Kenonggosari ada sekitar 25 hektar tanaman padi ikut terendam, dan rumah warga aman,” tambah Sudarmaji.

Lalu banjir juga merendam lima desa di wilayah Kecamatan Rengel. Diantaranya, persawahan sekitar 20 hektar di Desa Karangtinoto tergenang air setinggi 120 centimeter.

Banjir di Desa Tambakrejo, Kecamatan Rengel merendam jalan poros desa sepanjang 100 meter. Termasuk, sekitar 15 hektar tanaman lombok dan jagung ikut terendam air banjir.

“Rumah warga aman, dan ada sekitar 20 hektar persawahan di Desa Tambakrejo tergenang air setinggi sekitar 70 centimeter,” beber Kepala Pelaksanaan BPBD Tuban.

Menurutnya, desa ketiga di Kecamatan Rengel yang terdampak adalah Kanorejo. Disana air merendam jalan poros desa dan 100 hektar persawahan. Setelah itu, air meredam 50 hektar persawahan warga di Desa Ngadirejo, Rengel.

“Jalan poros desa dan rumah warga di Desa Sawahan Rengel, aman. Tetapi, ada sekitar 45 hektar persawahan tergenang air setinggi 1 meter,” terang Sudarmaji.

Ia pun menyampaikan untuk wilayah Kecamatan Plumpang ada satu desa yang terdampak yakni Kebomlati. Disitu, rumah warga terkena air luapan sungai Bengawan Solo.

Setelah itu, banjir juga menerjang sejumlah rumah warga yang berada di tiga desa di Kecamatan Widang. Meliputi, Desa Patihan, Ngadipuro, dan Simorejo.

“Kita memberikan bantuan paket sembako untuk terdampak banjir,” tegas Sudarmaji.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan dampak banjir ini mengakibatkan beberapa rumah warga tergenang air dan mengganggu aktivitas warga. Namun, sampai saat ini warga terdampar banjir belum mau mengungsi karena dirasa masih aman.

“Sampai saat ini warga masih menetap di dalam rumahnya dan belum ada yang mengungsi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button