JATIM MEMANGGIL - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, suasana politik di Kabupaten Bojonegoro mulai menjadi sorotan politisi yang juga anggota legislatif di DPRD Kabupaten Bojonegoro, Doni Bayu Setiawan.
Mencermati beberapa peristiwa terakhir di Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan berharap agar semua pihak bisa menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal atau membuat statemen yang dapat memicu kegaduhan publik.
Baca juga: Dari Pesantren hingga Relasi dengan Pemerintah, Gagasan Gus Rozin Dapat Dukungan KH Said Aqil
"Sebagaimana beberapa kejadian terakhir, misalnya intimidasi terhadap kepala desa di Kecamatan Kedewan, atau mobilisasi institusi terhadap figur tertentu. Hal tersebut seyogyanya tidak terjadi dan tidak dilakukan oleh aparatur pemerintahan," ujar Dony, Jumat (3/5/2024).
Baca juga: Gus Rozin Tawarkan Penguatan Pesantren sebagai Fondasi Masa Depan NU
Sebab, menurutnya hal ini dapat membuat kegaduhan masyarakat dan membelah kerukunan yang sudah ada.
Ia berpesan kepada PJ Bupati dirinya berharap bisa lebih fokus melaksanakan pembangunan sebagaimana rencana APBD dan KUA-PPAS yang sudah di sahkan bersama-bersama DPRD.
Baca juga: KH Said Aqil Dukung Gus Rozin, Ada Kesamaan Gagasan soal Arah NU ke Depan
"Supaya proses pembangunan tetap terlaksana dan masyarakat tidak dirugikan," harapnya.
Editor : Jatim Memanggil