Jelang Muktamar NU ke-35, PCNU Bojonegoro Siapkan Empat Rombongan Menuju Tambakberas

Reporter : Jatim Memanggil
Ilustrasi bus PCNU Bojonegoro. (Istimewa)

JATIM MEMANGGIL - Perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, turut menjadi perhatian besar warga Nahdliyin di Kabupaten Bojonegoro.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro tidak hanya menyiapkan jajaran peserta resmi Muktamar, tetapi juga memfasilitasi keberangkatan jamaah dalam empat rombongan besar menuju lokasi Muktamar. Rombongan tersebut dijadwalkan berangkat secara bertahap pada 27, 28, 29, dan 30 Agustus 2026.

Baca juga: Gus Zaki: Muktamar NU Jangan Dikunci Paket, Peserta Harus Bebas Tentukan Pemimpin

Langkah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme warga NU Bojonegoro untuk hadir langsung dalam momentum lima tahunan organisasi. Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

Untuk keberangkatan pada hari pertama, PCNU Bojonegoro telah menyiapkan dua bus dan dua armada elf long. Armada tersebut menjadi bagian dari fasilitas transportasi yang disiapkan untuk mengakomodasi jamaah dari Bojonegoro yang hendak mengikuti rangkaian kegiatan Muktamar.

Selain jamaah yang diberangkatkan secara rombongan, PCNU Bojonegoro juga memastikan jajaran peserta resmi dari unsur organisasi ikut dalam agenda Muktamar. Unsur tersebut mencakup Syuriah, Katib, Ketua, dan Sekretaris PCNU Bojonegoro.

Persiapan keberangkatan tersebut sebelumnya telah dibahas melalui sejumlah agenda internal PCNU Bojonegoro. Pada 19 Agustus 2026, jajaran pengurus harian, pimpinan lembaga, dan badan otonom NU menggelar rapat pleno di Kantor PCNU Bojonegoro.

Rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Muktamar sekaligus ruang untuk menjaring aspirasi dari pengurus, lembaga, dan badan otonom yang akan dibawa dalam forum Muktamar NU ke-35.

Ketua PCNU Bojonegoro dr. Kholid Ubed dalam rapat tersebut mengingatkan agar seluruh pihak ikut menjaga suasana tetap kondusif selama proses Muktamar berlangsung. Ia juga meminta penggunaan media sosial dilakukan secara bijak agar dinamika Muktamar tidak berkembang menjadi persoalan yang mengganggu suasana di tengah masyarakat.

“Untuk media sosial harus dikendalikan dan tidak terpancing. Agar Kabupaten Bojonegoro teduh dan kompak,” kata Kholid Ubed.

Sementara itu, persiapan PCNU Bojonegoro tidak berhenti pada persoalan transportasi. Untuk mendukung keberadaan jamaah dan pengurus selama berada di Tambakberas, PCNU Bojonegoro juga menyiapkan tempat yang difungsikan sebagai operation base.

Lokasi tersebut berada di kawasan Gang III Tambakberas dan dipersiapkan sebagai titik koordinasi bagi pengurus maupun Nahdliyin asal Bojonegoro yang datang ke lokasi Muktamar.

Baca juga: Sarung Mangga Dukung Muktamar NU ke-35 di Jombang, Dorong Tradisi Bersarung Tetap Hidup

Keberadaan operation base menjadi bagian dari strategi pelayanan bagi jamaah Bojonegoro. Dengan adanya titik koordinasi, pengurus dapat lebih mudah melakukan komunikasi, memberikan informasi, serta membantu jamaah apabila membutuhkan dukungan selama berada di kawasan Muktamar.

PCNU Bojonegoro juga sebelumnya menyiapkan dukungan logistik untuk jamaah. Salah satunya berupa pengiriman 500 karton air minum yang diperuntukkan bagi kebutuhan jamaah asal Bojonegoro selama mengikuti rangkaian Muktamar.

Persiapan tersebut dilakukan seiring semakin dekatnya pelaksanaan Muktamar. Kawasan Tambakberas sendiri mulai dipenuhi berbagai persiapan dari panitia lokal. Sejumlah ruas jalan menuju kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum telah dihiasi bendera, umbul-umbul, banner, serta berbagai perlengkapan untuk menyambut kedatangan peserta dan jamaah.

Panitia lokal juga terus melakukan penyelesaian berbagai fasilitas di sekitar lokasi utama Muktamar. Persiapan mencakup kawasan pembukaan, Gedung Serbaguna (GSG), hingga sejumlah gang yang menjadi akses menuju kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Muktamar ke-35 NU sendiri diperkirakan menjadi salah satu agenda organisasi terbesar NU tahun ini. PBNU sebelumnya memastikan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas siap menjadi tuan rumah dan menampung lebih dari 3.000 muktamirin.

Baca juga: DPT Muktamar NU ke-35 Nyaris Rampung, Panitia: Tinggal 5 Persen Lagi

Bagi PCNU Bojonegoro, keberangkatan dalam beberapa gelombang menjadi pilihan untuk menyesuaikan kebutuhan jamaah sekaligus mengantisipasi kepadatan perjalanan menuju Jombang. Empat rombongan yang dijadwalkan berangkat pada empat tanggal berbeda memungkinkan jamaah memiliki pilihan waktu keberangkatan sesuai kebutuhan masing-masing.

Antusiasme tersebut juga memperlihatkan bahwa Muktamar NU tidak hanya menjadi forum formal yang dihadiri peserta dengan mandat organisasi. Momentum tersebut sekaligus menjadi magnet bagi warga Nahdliyin yang ingin menyaksikan secara langsung dinamika Muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Dengan persiapan transportasi, tempat koordinasi, hingga dukungan logistik, PCNU Bojonegoro berupaya memastikan jamaah dari daerahnya dapat mengikuti momentum tersebut dengan lebih tertata.

Muktamar ke-35 NU pada akhirnya bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Forum tersebut juga menjadi ruang untuk membahas arah perjalanan organisasi, merumuskan agenda NU ke depan, serta mempertemukan para pengurus dan warga Nahdliyin dari berbagai daerah.

Bagi warga NU Bojonegoro, keberangkatan empat rombongan menuju Tambakberas menjadi bagian dari ikhtiar untuk ikut menyemarakkan sekaligus menyukseskan perhelatan Muktamar ke-35 NU. Dari Bojonegoro, semangat Nahdliyin bergerak menuju Tambakberas membawa harapan agar seluruh rangkaian Muktamar berlangsung aman, tertib, lancar, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi perjalanan NU ke depan.

Editor : Jatim Memanggil

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru