Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor dan Silaturahim Ramadan Bareng Para Kepala Desa

Advertisement

JATIM MEMANGGIL – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Koordinasi dan Silaturahim Ramadan bersama Kepala Desa/Kelurahan se-Kabupaten Bojonegoro Tahun 1445 H/2024 M, Kamis (14/3/2024). Kegiatan ini digelar di zona I, meliputi Kecamatan Ngraho, Kecamatan Margomulyo, dan Kecamatan Tambakrejo. Kegiatan perdana di bulan Ramadan ini dilaksanakan di Balai Desa Pandan, Kecamatan Ngraho.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Tim PKK Kabupaten Bojonegoro, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati dan Asisten Setda Bojonegoro, Kepala OPD, Camat Ngraho beserta Forkopimcam, Camat Margomulyo, Camat Tambakrejo, kepala desa se-Kecamatan Ngraho, dan Tambakrejo, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tamu undangan lainnya. Kegiatan juga sekaligus pemberian santunan duka pada masyarakat.

Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto menjelaskan, kegiatan ini sengaja digelar, karena kesempatan untuk berkumpul seperti ini sangat jarang, mengingat Kabupaten Bojonegoro yang luas terdiri dari 28 kecamatan dan 419 desa. Rasanya tak cukup waktu untuk berkunjung dan berkeliling.

“Saya manfaatkan kesempatan agar bisa bertemu dan silaturahim. Utamanya ada tausyiah untuk bisa kita dengarkan bersama-sama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pj Bupati Adriyanto juga mengingatkan terkait penyaluran program-program pemerintah pada masyarakat bisa tertib administrasi, dan tertib pajak. Mudah-mudahan melalui silaturahim seperti ini, sinergi antara pemkab, dinas, dan pemdes semakin baik dan kuat.

“Mudah-mudahan silaturahmi ini membawa kebaikan dan di bulan puasa ini kita insya Allah bisa menjadi insan yang semakin baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kabag Kesejahteraan Rakyat Pemkab Kabupaten Bojonegoro Sahlan menambahkan, kegiatan ini adalah rutin yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangka mengisi di Bulan Ramadan. Hanya saja objek dan sasaran yang berbeda. Baru kali ini berbeda, bersama seluruh kepala desa.

Menurutnya, tujuan kegiatan ini, pertama sebagai upaya menjalin komunikasi dan silaturahim antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan pemerintah desa. Sehingga diharapkan terwujud yang namanya persamaan persepsi antara pemangku kepentingan baik di Pemkab Bojonegoro maupun di desa/kelurahan masing-masing.

Kedua, sebagai upaya sinkronisasi program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan pemerintah desa sehingga dapat melakukan sesuatu langkah-langkah strategis dalam mengatasi berbagai masalah yang timbul di masyarakat.

Ketiga, sebagai upaya untuk menggali permasalahan yang urgen di masyarakat baik terkait dengan pendidikan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kesehatan terkait stunting, peningkatan daya beli, penurunan inflasi dan kebencanaan.

“Semoga pertemuan pada hari ini membawa berkah dan manfaat bagi kita semua, juga bagi kita selaku abdi masyarakat dan juga masyarakat seluruh Kabupaten Bojonegoro,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button